2018-05-17 00:00:00 | By. ANDRI ARIESTIANTO | READ 1,215 TIMES

MEMERIKSA KOSMETIKA YANG AMAN MENURUT BPOM
(Bacalah sampai akhir, untuk memperkaya ilmu dan pengetahuan Anda)

PERIKSA SEBELUM MEMBELI
Banyak isu beredar mengenai peredaran kosmetika yang tidak aman atau layak dikonsumsi, memang sebaiknya kita berhati-hati karena resiko kesehatan dan kecantikan tubuh kita sangatlah penting. Alangkah baiknya jika kita meluangkan waktu untuk membekali diri kita dengan pengetahuan komposisi kosmetika dan kegunaannya. Karena kondisi setiap tubuh berbeda-beda reaksinya terhadap bahan baku kosmetik.
Dari begitu banyak cara dan tips untuk memeriksa produk yang dapat dipercaya, mungkin kedua tips berikut adalah yang paling sederhana, signifikan dan efektif untuk diperhatikan dalam memeriksa produk kosmetik di pasaran.

TIPS MEMERIKSA KOSMETIKA YANG AMAN :
PERTAMA, kenali komposisi atau spesifikasi kimia dari kosmetik tersebut sebelum membeli. Jika anda awam terhadap komposisinya tidak perlu kuatir. Ingatlah bahwa produk-produk yang dapat dipercaya selalu mencantumkan komposisi atau spesifikasi material kosmetika mereka karena tidak takut untuk diperiksa keamanannya atau pertanggung-jawaban hukumnya.

KEDUA, periksalah legalitas kode registrasi BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Kini BPOM meningkatkan layanan mereka dengan menyediakan sistem online untuk memeriksa produk khusus kosmetika yang dinamakan Notifikasi Kosmetika Online System (http://notifkos.pom.go.id).

Memang data di fasilitas online ini masih butuh banyak penyempurnaan (belum semua masuk list), namun setidaknya bagi konsumen awam layanan ini cukup memberikan kemudahan dibandingkan layanan menelepon. Anda tinggal memasukkan kode POM kosmetik yang tertera ke kolom pencarian(ingat jangan menggunakan spasi) maka status registrasinya atau legalitasnya dapat segera tercantum dan diketahui.

MENGETAHUI APA ITU NOTIFIKASI KOSMETIKA & REGISTRASI POM
Untuk membuat sebuah produk kosmetik maka produk tersebut harus di daftarkan ke Badan POM. Ada serangkaian proses panjang yang biasanya disebut proses registrasi produk. Umumnya bisa berlangsung 1- 3 tahun tergantung produknya. Kenapa lama sekali? tentu karena untuk keluar nomor registrasinya perlu banyak dokumen, validasi, formula, stabilitas produk, dan kandungan bahan tersebut aman atau tidak, lolos uji dan sebagainya. Jika nomor registrasinya telah keluar biasanya akan diberi barcode. Ingat kode huruf depannya saja, contoh ‘CD’ artinya Cosmetic Dalam Negeri, ‘CL’ artinya Cosmetic dari Luar negeri, dan lainnya.

Sejak adanya Harmonisasi ASEAN 2010 dimana barang import dapat masuk lebih leluasa ke negara-negara ASEAN, maka untuk memudahkan produk masuk dan ter-registrasi dibentuklah suatu sistem dari pemerintah dimana produk impor yang masuk tidak membutuhkan waktu yang panjang dan berliku. Cukup hanya didaftarkan saja dan tidak dilakukan pengetesan bahan tersebut (hanya kelengkapan dokumentasi dan data pendukung). Keamanan produk tersebut dijamin oleh negara pembuat bukan negara yang dituju.

Misalnya Produk A dibuat oleh negara Filipina dan sekarang produk A masuk ke Indonesia maka produk A cukup didaftarkan saja ke Badan POM dan mendapat nomor notofikasi (disingkat NA). Jika sudah mendapat nomor maka bisa dijual di Indonesia, soal keamanannya diserahkan pada produsen pembuat dinegara Filipina dan bukan dari BPOM.

Jika produk sudah beredar terlebih dahulu dipasaran BPOM kita akan mengambil sample di pasaran produk A (disebut post market surveillance) dan dicek apakah ada kandungan bahan berbahya atau tidak. Jika ada, maka produk tersebut dapat ditarik kembali dari pasaran. Itulah cara kerja registrasi dengan sistem NA (Notifikasi).

Sekarang kita tidak perlu ragu kalo kode produk berbeda yang satu dan yang lain contoh: CL dan NA. Nomor registrasi dengan sistem NA baru berjalan 2 tahun ( sejak 2010), tentu saja bisa terjadi 2 nomor registrasi tetapi itu satu produk yang sama. CL= Cosmetik Luar negeri tentu saja produk tersebut dapat menggunakan nomor registrasi NA. Sepanjang tidak ada berita penarikan kembali maka produk tersebut artinya diakui BPOM aman dan dapat digunakan dengan baik.

REFERENSI KODE BPOM
Berikut ini beberapa referensi kode BPOM yang beredar dipasar.
Kode dua huruf dibawah ini biasanya dicantumkan didepan nomor registrasinya misal ‘POM NA08000xxx1’

TR = Obat tradisional produksi dalam negeri
TI = Obat tradisional Import
SD = Suplemen produksi dalam negeri
SI = Suplemen Impor
MD = Makanan produksi dalam negeri
ML = Makanan impor
CD = Kosmetik dalam negeri
CL = Kosmetik impor
CA = Kosmetik dengan tanda notifikasi
NA = Notifikasi kosmetika.

SEMOGA BERMANFAAT

PROMO DAHSYAT GLUTERA
LOGIN MEMBER GLUTERA
No ID / Username :
Password :
Security Code :
 Lupa Password
STATISTIC GLUTERA
Today visitor : 7,651
Total visitor : 41,087,385
CARDCHECK GLUTERA
BANNER GLUTERA
Copyright By. Glutera Indonesia © 2019 Indonesia
Alright Reserved